Sebagai pelatih sekaligus guru senam, sudah biasa mengajari murid muridnya bahkan tak sedikit juga istri orang untuk belajar senam bersamaku.Saya melatih di sekolahan dan di perkantoran,Tetapi ketika “senam”-nya itu di kamar istri orang yang sedang bertugas di Australia, jadilah masalah besar. Warga yang tak terima guru senam ini meniduri Ny.lilis40, istri Markijo,42, langsung saja digerebek sama masyarakat dan diserahkan pak Rt dan Rw setempat untuk bertanggungjawab.
Perempuan paling panik menghadapi obesitas (Bertambah kegemukan). Sebab dengan penampilan yang gembrot, banyak suami yang berpaling ke perempuan lain. Nah, untuk menjaga kelangsingan tubuh, ditempuhlah berbagai cara termasuk rajin senam. Ada yang senam sendiri, ada yang belajar pada guru senam. Karena guru senamnya kaum lelaki, di sinilah sering terjadi masalah, yakni ketika sang guru jatuh kasmaran pada murid senamnya. Bila sudah demikian, medan senamnya pun suka berpindah, dari ruang terbuka ganti ke ruang tertutup dalam hotel.
sebagai guru senam, ternyata begitu juga. Saat melihat murid senamnya yang bernama Ny. LILIS, jakunnya ikut turun naik ketika melihat lenggang lenggoknya. Gerakan pantatnya yang megal megol ke samping dan ke depan, membuat otak saya jadi ngeres luar biasa. “Usia memang sudah tua, tapi sepertinya masih STNK (Setengah Tua Ning Kepenak)….,” kata menurut saya dalam hati he he he.
Dengan alasan membetulkan posisi tubuh atau gerakan tangan, Iskak sering cari kesempatan memegang-megang tubuh Ny. lilis. Lama-lama si perempuan tahu juga bahwa pegangan itu sangat tendensius dan ora urus (kurang ajar), tapi karena sudah sekian lama tak dapat sentuhan suami, mak serrrrr juga. Lalu ditambah kata-kata yang menjurus lewat omongan langsung atau SMS, Ratih menjadi tahu isi jeroan atau aspirasi urusan bawah guru yang sebenarnya. Awalnya lilis mencoba menghindar, tapi setan yang sudah lepas dari belenggu ramadan, mencoba mengompori. “Selingkuh dikit-dikit gak papa…,” kata setan.
Akhirnya Ratih pun memberi ruang atas kreativitas si guru senam. Tahu lampu sudah menyala hijau, Iskan mengajak murid senamnya ke hotel. Eh ternyata mau juga, maka acara senam itu menjadi makin seru saja jadinya. Di ruang yang tertutup itu, “senam” itu tak lagi dengan baju seragam, justru tanpa baju sama sekali. Biar nggak sumuk (gerah) katanya. Padahal sumuk di sini, artinya bisa menjadi: susu pun didumuk (disentuh). Tapi meski kurang ajar, lilis menyenangi bahkan sangat menikmati.
Tapi yang namanya “senam” di hotel kan harus pakai uang berlebih, dan itu tak selalu tersedia. Maka demi penghematan, “senam” istimewa itu sering dilakukan di rumah Ratih . Habis senam tengah malam, saya tak segera pulang, tapi malah tidur satu ranjang bersama muridnya. Pules sekali, maklum bar entuk-entukan (memperoleh segalanya).
Lama-lama warga jadi curiga atas aktivitas saya, terlebih-lebih semua tahu bahwa suami lilis sedang jadi berdinas di Australia. Maka warga pun lalu menganalisa, jangan-jangan di kala suami mencari dolar di negri Kanguru, saya malah jadi primata berkantung kecil, yang suka loncat sana loncat sini ke bini orang. Bila itu terjadi, sama saja pelatih senam itu menjadikan rumah lilis sebagai arena mesum. “Memangnya kampung kita tempat bordil, apa?” kata warga kemudian.
Untuk menjaga nama baik desa, warga sepakat memberi pelajaran pada mereka. Nah, ketika malam itu saya kembali menginap di rumah lilis warga menggerebeknya. Tidak dalam posisi berbuat memang, tapi ketika keduanya kedapatan tidur seranjang dan berdekapan, bisa ditebak apa yang pernah terjadi selama ini. “saya nggak berbuat apa-apa,” kata saya mencoba berkelit. Tapi warga tetap saja membawanya ke Balai Desa untuk diselesaikan.
Dalam pemeriksaan, saya mengaku siap menikahi lilis sebagai istri kedua. Sebab meski PNS dilarang poligami, yang penting istrinya merelakan dia kawin lagi. Soal dia bakal kena tindakan sebagai saknsi disiplin pegawai negri, dia siap menerima. Masalahnya, relakah Markijo melepaskan istrinya untuk dinikahi pria lain.
sumber: www.indo-download.bokep.com.
Tag: Cerita Dewasa ABG 17 PLUS